Entri Populer

Selasa, 27 Desember 2011

Materi Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VI Sekolah Dasar


Materi IPA Kelas VI SD “CIRI-CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP”



A. Ciri Khusus pada Hewan
1. Kelelawar
Pernahkah kalian melihat kelelawar terbang? Kita jarang melihat kelelawar
terbang pada siang hari, karena hewan ini hidup pada malam hari. Kelewar
termasuk hewan mamalia, yaitu hewan yang menyusui anaknya dan
berkembang biak dengan cara melahirkan. Hewan ini sangat unik, karena
kemampuannya dalam terbang dan mencari makan pada malam hari. Ciri khusus apa yang dimiliki kelelawar?

Kelelawar banyak dijumpai di gua yang sangat gelap. Untuk dapat terbang
dengan arah yang benar, kelelawar menggunakan sistem sonar. Kelelawar
mengeluarkan bunyi dengan frekuensi yang tinggi (bunyi ultrasonik) sebanyak
mungkin. Kemudian, ia mendengarkan bunyi pantul tersebut dengan indra
pendengarannya. Dengan cara itu, kelelawar dapat mengetahui letak suatu
benda dengan tepat, sehingga kelelawar mampu terbang dalam keadaan gelap
tanpa menabrak benda-benda di sekitarnya.
Kemampuan kelelawar mengetahui lingkungan sekitarnya dengan
menggunakan sistem sonar dikenal dengan istilah ekolokasi. Ciri khusus lain
dari kelelawar adalah kemampuan terbangnya. Hewan mamalia ini dapat terbang
karena memiliki selaput kulit yang tipis terdapat di antara tulang lengannya. Ciri
lain yang dimiliki hewan ini, yaitu posisi tidur pada siang hari dengan cara
menggantung dan posisi badan yang terbalik.

2. Cicak
Cicak termasuk hewan melata. Cicak dapat merayap di dinding tanpa
terpeleset. Hal ini karena cicak memiliki ciri khusus berupa telapak kaki dengan
sistem perekat. Sistem perekat ini dibangun oleh telapak kaki yang beralur
pararel. Dengan alur yang dimiliki, memungkinkan cicak dapat menempelkan
kakinya di dinding dan berjalan tanpa terpeleset.
Ciri lain dari cicak adalah kemampuan memutuskan ekornya. Hal ini
dilakukan cicak untuk melindungi diri dari musuhnya. Cicak akan memutuskan
ekor, kemudian ekor tersebut akan bergerak-gerak untuk mengalihkan perhatian
musuh. Sementara itu, cicak dengan ekor yang putus akan leluasa untuk
meloloskan diri. Untuk memperoleh makanan, cicak mempunyai ciri khusus
berupa lidah yang panjang dan lengket. Bentuk lidah ini digunakan untuk
menangkap mangsa berupa serangga yang terbang.
3. Bebek
Ciri khusus yang menarik pada hewan berikutnya adalah bebek. Hewan ini
memiliki berbagai ciri khusus yang disesuaikan dengan tempat tinggalnya. Bebek
hidup di darat, namun untuk mencari makan, bebek biasanya berada di air.
Adapun ciri khusus yang dimiliki bebek untuk mencari makan berupa paruh
yang agak panjang dan lebar pada bagian ujungnya.

Bebek mencari makan di air, baik kolam atau danau yang dangkal. Agar
tubuhnya tidak basah jika terkena air, bulu bebek dilapisi oleh minyak. Dengan
demikian, pada saat bebek sampai di darat ia hanya tinggal mengibas-ngibaskan
badannya dan air yang menempel di tubuhnya keluar. Jika bulu tubuhnya tidak
dilapisi oleh minyak, air yang menempel akan terus menyerap ke dalam bulu
tubuh bebek.
Selain lapisan minyak pada tubuh bebek, hewan ini mempunyai ciri khusus
berupa kaki yang berselaput di antara jari kakinya. Jika kita perhatikan, bebek
dapat berenang di air karena kakinya memiliki semacam selaput renang.
4. Unta
Unta merupakan salah satu “makhluk hidup istimewa”. Hal ini disebabkan
struktur tubuhnya yang tidak terpengaruh oleh kondisi alam paling panas
sekalipun. Dapatkah kalian bayangkan kondisi lingkungan di gurun pasir yang
sangat panas?

Tubuh unta memiliki beberapa keistimewaan yang memungkinkan bagi unta
bertahan hidup berhari-hari tanpa air dan makanan. Selain itu, unta mampu
mengangkut beban ratusan kilogram selama berhari-hari. Bulu mata unta memiliki
sistem pengaitan. Dalam keadaan bahaya, bulu ini secara otomatis menutup.
Bulu mata yang saling berkait ini mencegah masuknya debu ke mata. Hidung
dan telinga ditutupi oleh bulu panjang agar terlindungi dari debu dan pasir.
Unta memiliki punuk, yaitu gundukan lemak yang terdapat di punggung.
Punuk unta menyediakan sari makanan bagi hewan ini ketika ia mengalami
kesulitan makanan dan kelaparan. Dengan demikian, unta dapat hidup hingga
tiga minggu tanpa air.
Kaki unta memiliki ukuran besar. Bentuk kaki seperti ini secara khusus
“diciptakan” untuk membantunya berjalan di atas pasir tanpa terperosok. Kaki
unta memiliki telapak yang luas dan menggembung. Selain itu, kulit tebal khusus
di bawah telapak kaki merupakan perlindungan terhadap pasir yang sangat
panas. Unta diciptakan dengan ciri-ciri khusus fisik yang luar biasa untuk
membantu umat manusia. Umat manusia sendiri diwajibkan untuk bersyukur
atas penciptaan di seluruh jagat raya ini.
B. Ciri Khusus pada Tumbuhan
1. Kaktus
Kaktus hidup di tempat yang kering. Oleh karena itu, tumbuhan ini
dikelompokkan ke dalam tumbuhan xerofit. Untuk dapat tetap hidup di tempat
yang kering, kaktus memiliki ciri khusus sebagai berikut.
Kaktus memiliki daun yang
berbentuk duri. Hal ini
dimaksudkan untuk mengurangi
proses penguapan air dari dalam
tubuhnya. Tempat fotosintesis
digantikan oleh batang. Batang
kaktus memiliki klorofil untuk
dapat melakukan fotosintesis.
Selain itu, batang kaktus menjadi
besar dan menggembung.
Tujuannya untuk menyimpan
cadangan air.
Akar kaktus umumnya panjang.
Akar seperti ini memungkinkan
kaktus mencari air sebanyak
mungkin.

2. Teratai

Teratai hidup di air, umumnya di kolam. Karena keindahan bunganya, tumbuhan ini menjadi salah satu tanaman hias yang banyak digemari.
Teratai dapat hidup di lingkungan air. Untuk dapat melangsungkan hidupnya, teratai diciptakan sempurna oleh Tuhan Yang Maha Pencipta. Teratai memiliki daun yang lebar dan tipis. Ciri khusus ini digunakan untuk memperbesar proses penguapan air dari dalam tubuhnya. Kandungan air yang terlalu banyak dibuang melalui penguapan daun. Hal ini untuk mempertahankan teratai agar tidak busuk, walaupun hidup di air. Daun yang
tipis juga merupakan salah satu cara agar daun tumbuhan ini dapat tetap terapung di atas air.
Ciri khusus lainnya dari tumbuhan teratai adalah batangnya. Batang teratai
berongga yang berfungsi sebagai jalan keluarkan udara. Batang yang berongga
menjadikan teratai terapung di air. Bagian daun dan bunga selalu berada di atas
permukaan air, sedangkan batang dan akar berada di dalam air. Akar teratai
berada di dasar air. Akar ini menambatkan diri dengan kuat di dalam lumpur di
dasar air. Hal ini berguna untuk menahan teratai dari hempasan arus air.
3. Kantung Semar

Di kelas lima, kamu pernah mempelajari tentang bunga bangkai yang dapat menarik perhatian serangga. Selain bunga bangkai, ada tumbuhan lain yang juga memakan serangga. Tumbuhan tersebut
adalah kantung semar. Di habitat aslinya, tumbuhan ini hidup di daerah
rawa yang miskin akan kandungan mineral nitrogen.
Untuk memenuhi kebutuhan nitrogen, kantung semar memperolehnya dari serangga. Bagian bunga kantung semar mengeluarkan madu untuk menarik perhatian serangga. Selain itu, pada salah satu daun kantung semar, berubah menjadi berbentuk kantung dengan warna yang mencolok perhatian serangga untuk hinggap. Pada
bagian dalam kantung ini terdapat lapisan yang lengket. Jika ada serangga yang hinggap pada kantung ini maka akan terpeleset ke dalam kantung dan tidak dapat keluar lagi. Serangga tersebut dicerna oleh kantung semar untuk memenuhi kebutuhan nitrogen.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar